Menghitung
Ruangan
Ivo
Cordes, perancang relhobi terkenal di Jerman bakal tersenyum kalau Anda menunda
pengembangan layoutnya gara gara tidak memiliki ruangan yang cukup. Lalu,
ia akan menyitir ungkapan Benyamin Bugsy Siegel* yang terkenal : I want what
I want and I want Now ! (* Bugsy adalah
anggota Mafia Amerika yang pertama kali merintis pengembangan gurun Nevada
dengan membangun Casino Flamingo kini wilayah itu terkenal dengan nama Las
Vegas). Maksudnya : sekarang saja, tunggu
apalagi ?
Bagi
Cordes, seberapa pun ruangan yang Anda miliki, bisa disiasati. Toh, banyak skala
yang disajikan pabrikan relhobi. Jadi, keputusannya kembali pada Anda sendiri.
Langkah pertama, tentu saja mengukur luas ruangan yang bisa disediakan itu.
Beruntut ke perancangan desain layout. Dari luas ruangan yang ada, bentuk
layoutnya bisa persegi panjang, huruf L, U atau disesuaikan langsung dengan lika
liku dinding dan pilar yang menonjol di tembok.
Yang terpenting, tetap tersedia ruang yang cukup untuk Anda ketika
mengoperasikan peralatan bisa dengan duduk atau berdiri. Ada ruang gerak
yang cukup untuk bergerak dinamis dan sesuai kebutuhan bila terjadi masalah di
area tertentu. Dan mudah merawatnya.
Guna mempermudah penyampaian idenya,
Cordes membuat gambar contoh ruangan sekaligus aplikasinya. Pada gambar pertama,
ditunjukkan bahwa luas ruangan yang ada hanya berukuran 3,5 X 3,5 meter saja.
Space kosongnya, masih tersita oleh bukaan pintu, lemari rak gantung, tempat
tidur lipat, kursi dan meja tulis. Hebatnya, kereta model yang dipilih adalah
skala HO (1 : 87). 
Hasilnya,
adalah sebuah layout track berbentuk huruf g,
begitu juga dengan desain konstruksi mejanya. Bidang mejanya tipis dan menempel
tembok. Ada bagian yang menonjol ke tengah ruangan untuk menempatkan stasiun
utama. Ekstrimnya, bagian ini bisa dilipat ke dinding. Kalau tidak digunakan, ia
akan menjadi bagian dari lemari dinding. Ruang kamar pun menjadi lebih lapang.
Berdasarkan
bentuk layout yang ada dan pemanfaatan ruangan semaksimal mungkin, rangkaian
lokomotif memang tidak bisa berputar balik seperti yang diinginkan. Tapi
sebaliknya, malah mampu menyajikan beberapa area bermain yang menuntut hobiesnya
berperilaku aktif . Bila salah satu rangkaian sampai di salah satu ujung jalur,
rangkaian gerbong harus dilepas dan lokomotif dilangsir untuk berganti posisi ke
depan jalur keberangkatan. Otomatis, hobies akan menggerakkan pemutus kopling,
memindah wesel, membuka dan menutup signal, mengatur keberangkatan dan
kedatangan rangkaian berikutnya agar tidak terjadi tabrakan. Dijamin, hobiesnya
bakal sibuk banget deh
.(modellbahn
anlagen)